UNKP SLB, Bukan untuk Kelulusan Melainkan untuk Pemetaan Pendidikan

BANDUNG, DISDIK JABAR - Sebanyak 5 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP), Selasa 10 April 2018. 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Ahmad Hadadi, meninjau langsung pelaksanaan UNKP SLB ini. “Di SLB ini pelaksanaannya tidak ujian nasional berbasis komputer (UNBK), tapi ujian nasional kertas pensil (UNKP). Di SLB ini untuk tingkat SMA, tidak ada jurusannya. Peserta di sini ada tuna netra dan tuna rungu,” kata Kadisdik Ahmad Hadadi.

Pada SLB, UNKP dilakukan hanya untuk pemetaan pendidikan bukan untuk kelulusan. Kelulusan siswa ditentukan pihak sekolah, Soal UNKP SLB semuanya berasal dari pusat. 

“Untuk soalnya juga hanya tiga yakni hanya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Soalnya dari pusat, kami hanya menyalurkan dan mengujikan saja,” jelas Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi.

Disinggung soal SLB dan siswa disabilitas, Kadisdik Jabart, Ahmad Hadadi, mengatakan pihaknya sangat fokus juga pada siswa disabilitas. Meskipun, pihaknya mengalami beberapa kendala seperti masyarakat masih belum sadar akan pentingnya sekolah.

“Selain itu, sekolah SLB belum merata. SLB banyaknya di perkotaan, kalau di pelosok nyaris tidak ada,” kata Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi.

Kedepannya, lanjut Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi, masalah ini akan lebih menjadi perhatian Disdik Jawa Barat. Karena, pihaknya menargetkan semua pelajar di Kota Bandung, termasuk yang disabilitas harus sekolah. Selain SLB, Disdik Jabar juga terus menggelorakan sekolah inskulisf. Di sekolah formal, siswa disasbilitas harus diterima.***