Kesiapan Alih Kelola

Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, LC., bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si., melakukan kunjungan ke SMAN 5 Bandung, Kamis, 2 Februari 2017. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan sekolah dengan program alih kelola SMA/ SMK yang saat ini sudah mulai berjalan pasca berlakunya alih kelola Dikmen ke tingkat Provinsi di tahun 2017 ini.

Menurut Gubernur, mengelola 28.000 Pendidik bukanlah hal yang mudah, “Berkaitan dengan proses administrasi gaji guru yang terhambat pada bulan Januari kemarin, itu murni karena kendala administrasi. Uangnya ada, namun proses administrasi belum 100% rampung, jadi sedikit terlambat. lebih baik proses yang lambat tapi benar dibandingkan cepat tapi salah, karena membenarkan yang salah itu tidak dibenarkan.” Ujarnya dihadapan Siswa dan Guru SMA Negeri 5 dan dan SMA Negeri 3 Bandung.


“Selain itu, apabila di lapangan para Kepala Sekolah dan staf merasa menemukan kendala dalam pengelolaan Sekolah, dihimbau untuk segera berkoordinasi dengan Pak Hadadi (Disdik Jabar-red).” Tambahnya,

Dengan dikelolanya SMA/SMK oleh Pemerintah Provinsi sekarang ini diharapkan kesetaraan kualitas pendidikan menjadi lebih baik di Provinsi Jawa Barat.

“Tentu selain itu kita ingin sekolah menjadi tempat persemaian karakter. Baik karakter dalam arti moralitas maupun karakter intelektualitas dan profesionalitas. Jadi, secara profesional harus berkarakter, bekerja keras mencari ilmu, haus mencari informasi yang sesuai perkembangan zaman dan secara moral kita harus berperilaku baik dan benar kepada manusia dan kepada alam semesta.“ Ujarnya.

Pada kunjungannya ke SMA Negeri 5 Bandung kemarin, Gubernur beserta Kadisdik membuka pula sesi tanya jawab bersama para Siswa dan Guru berkaitan dengan berbagai masukan yang baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Jawa Barat. Kegiatan yang bersifat dadakan seperti ini akan terus dilakukan Gubernur dan Kadisdik ke beberapa wilayah lainnya untuk melihat secara langsung proses pelayanan pendidikan dan juga menyerap berbagai aspirasi yang dikemukakan oleh seluruh insan pendidikan Jawa Barat.