Pendaftar Jalur WPS Membludak di PPDB Jawa Barat

BANDUNG, DISDIK JABAR- Pelaksanaan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Warga Penduduk Sekitar (WPS), dan Prestasi jenjang SMA berjalan lancar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum (PMU) sekaligus Wakil Ketua I PPDB Jawa Barat, Yesa Sarwedi. 

Yesa mengatakan, PPDB tahun ini berjalan baik. Seperti yang diketahui, untuk jalur non-NHUN, pendaftaran sudah ditutup dan sementara akan dipublikasi hasil seleksi sementara calon peserta didik di website resmi PPDB Jawa Barat. Hasil seleksi akhir akan diumumkan pada 30 Juni mendatang. 
“Kita tahu ada dua jalur non-NHUN dan NHUN. Pendaftaran sudah kita tutup kemarin, sementara ini yang sudah kita publish seleksi sementara, nanti hasil fixnya pada tanggal 30 Juni,” ujar Yesa saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No. 6, Kota Bandung.

Dari hasil evaluasi, ada beberapa jalur yang tidak memenuhi kouta yang ada. Seperti pada SMA Negeri 8 Bandung, untuk jalur KETM belum terpenuhi. Akan tetapi, ada pula jalur yang paling banyak diminati di beberapa sekolah, yaitu jalur WPS. 
“Kebanyakan semua sekolah membludak di jalur WPS. Prinsipnya WPS membludak, karena masyarakat ingin ikut daftar dan sebagian besar dari mereka berpikir jalur WPS adalah jalur yang paling memungkinkan,” jelas Yesa. 

Menanggapi hal tersebut, Yesa menegaskan, pemerintah memberikan keleluasaan kepada setiap sekolah untuk melimpahkan kelebihan kouta dari satu jalur ke jalur lainnya. Untuk saat ini kelebihan kouta akan dilimpahkan ke jalur lain yang masih merupakan jalur non-NHUN. Jika masih masih ada kelebihan, nantinya ada kebijakan melimpahkan kelebihan ke jalur NHUN.
“Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 112.469 pendaftar mendaftar ke empat jalur non-NHUN di seluruh SMA di Jawa Barat. Sedangkan kouta yang ada hanya 88.492. sehingga, banyak yang tidak tertampung,” ujar Yesa.***