UNBK SMA Terbuka di SMAN 2 Padalarang Tanpa Hambatan

BANDUNG, DISDIK JABAR – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) digelar dari 2 April – 12 April 2018. Pelaksanaan UNBK dimulai dari jenjang SMK, SMA termasuk SMA Terbuka. SMA Negeri 2 Padalarang yang berlokasi di Jl. Ga Manulang Kicau, Jayamekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, merupakan sekolah induk yang telah menyelenggarakan SMA Terbuka selama 4 tahun ini.

SMA Terbuka diprogramkan menerima 200 siswa setiap angkatanya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Padalarang, Drs. Dadin Sasmita, M. Ed mengungkapkan bahwa pada tahun ini SMAN 2 Padalarang menyelenggarakan UNBK dengan jumlah siswa 663 orang. Komputer yang disediakan terdapat sekitar 250 buah dan dilaksanakan dengan tiga sesi. Sejumlah siswa tersebut terdiri dari siswa SMA reguler dan siswa SMA Terbuka.

SMA Terbuka membantu dan memberikan kesempatan bagi siswa-siswi pelosok daerah. Pendidikan tersebut diperuntukan bagi mereka yang tertinggal 3T yaitu tertinggal geografis, tertinggal dari segi ekonomi, dan tertinggal dari segi lingkungan. Siswa-siswi SMA Terbuka dipilih sesuai dengan rekomendasi SMP, sehingga pengelola yang tahu persis tentang siswa yang perlu melanjutkan. Program Sekolah Terbuka tentunya bukan merupakan program sekolah pilihan kedua.

Berdasarkan aturan, SMA Terbuka merupakan sebuah program yang sama setara dengan SMA dan bahkan siswa SMA Terbuka termasuk siswa sekolah induknya. Pada daerah Bandung Barat SMA Terbuka terbagi ke dalam tujuh Tempat Kegiatan Belajar (TKB). Diantaranya adalah TKB Lembang, TKB Cisarua, TKB Cipeundeuy, TKB Batujajar, TKB Cipatat, TKB Sindangkerta, dan TKB Cihampelas dengan jumlah siswa 170 orang.

Terimakasih


Sekitar 80 persen pembelajaran dilakukan secara daring atau pembelajaran online LMS pada satu jaringan. Selain itu, selama satu bulan terdapat dua kali teknis pembelajaran bertemu atau bertatap muka. Pembelajaran dilakukan secara fleksibel selama 24 jam. SMA Terbuka ini melayani siswa-siswi di bawah umur 19 tahun yang telah bekerja, menikah, dan lainnya.
Para ketua TKB memberikan banyak terimakasih kepada pemerintah pusat karena telah merubah nasib para siswa-siswi SMA Terbuka untuk mengenyam pendidikan.

”Harapan kedepannya untuk pemerintah jangan tanggung-tanggung untuk membantu kami untuk meningkatkan di dunia pendidikan, terutama kelompok-kelompok kami di SMA Terbuka,” ungkap ketua TKB Cipatat, Ade Kardiman. Harapan lainnya pemerintah dapat mengakomodir para siswa SMA Terbuka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.***