Kompetisi Peneliti Muda, Young Scientists Competition
Kompetisi Peneliti Muda, Young Scientists Competition
Oleh Vanni Hadiani, Sumber berita dari Dinas Pendidikan Jawa Barat
10 Oktober 2018, 14:22 WIB    95 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR – Ajang kompetisi para peneliti muda, Young Scientists Competition (YSC) digelar selama dua hari, 10-11 Oktober 2018, di Aula Ki Hajar, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman, Kota Bandung. Diikuti oleh 40 sekolah dan 65 siswa berusia 13-19 tahun, yang akan bertanding dengan mempresentasikan hasil penelitian yang telah mereka lakukan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengapresiasi kegiatan ini, yang telah membangun pendidikan Indonesia dengan mengadakan lomba untuk para peneliti muda. Ia mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dengan pelaku usaha, teknisi, dan media. Sehingga, para peserta didik mempunyai nilai yang membanggakan bagi mereka.  

“Kami sedang fokus bagaimana meningkatkan mutu pendidikan, khusus SMA kami mendorong dalam bidang sains dan sementara SMK titik beratnya untuk dunia bekerja,” ujar Hadadi.

Hadadi mengatakan pemerintah daerah akan selalu mendorong kegiatan-kegiatan penelitian sederhana, agar para peserta didik mempunyai budaya dan semangat untuk melakukan penelitian ilmiah. Pada kurikulum 2013, peserta didik sudah biasa melakukan presentasi, analisis, dan juga research. Sehingga dari penelitian siswa tersebut akan menjadi pengusaan keilmuan dan memunculkan hal-hal baru.

“Banyak penelitian siswa Jawa Barat yang telah membanggakan ditingkat nasional. Kami harap dari kegiatan seperti ini dapat membangun tradisi ilmiah siswa di sekolah,” ujar Hadadi.

Ketua Pelaksana YSC 2018, Kemas M. Rizki mengatakan kategori yg dilombakan pada kegiatan YSC meliputi, life science, environment, fisika, matematika, dan komputer. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Pudak Scientific dan Center for Young Scientists (CYS), bekerjasama dengan Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai pembina, pengarah, dan penanggung jawab acara.

Kemas menjelaskan melalui YSC 2018, para peneliti belia berkesempatan untuk memparkan hasil karya mereka, memperkaya wawasan, meningkatkan kemapuan berkomunikasi, menjalin persahabatan baru dan berkesempatan untuk berkompetisi di tingkat dunia. Para juara juara dari YSC 2018 akan masuk dalam seleksi untuk tim peneliti belia Indonesia yang akan berlomba di Rusia (Asia-Pacific Conference of Young Scientists) dan Malaysia (International Conference of Young Scientists) di tahun 2019.

“Harapan dari kegiatan ini, dapat menjadi wadah bagi adik-adik dan guru pembimbing untuk terus termotivasi berkembang dan menemukan hal-hal baru di berbagai subjek kehidupan,” ujar Kemas.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar