Program Pendidikan untuk Sinergitas Pembangunan di Jawa Barat
Sekertaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Adam.
Program Pendidikan untuk Sinergitas Pembangunan di Jawa Barat
Oleh Vanni Hadiani, Sumber berita dari Dinas Pendidikan Jawa Barat
11 Oktober 2018, 08:15 WIB    119 views       Headline

BANDUNG, DISDIK JABAR – Selaras dengan visi dan misi Jawa Barat, pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota mensinergikan indikator pembangunan yang telah disepakati. Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Adam mengatakan  pentingnya merealisasikan visi Jabar Juara Lahir Batin pada 5 tahun kedepan.

“Poin pentingnya adalah bahwa yang sudah menjadi visi dan misi gubernur terpilih bisa direalisasikan, termasuk pada bidang pendidikan,” ujar Firman saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kamis, 11 Oktober 2018.

Firman mengatakan pada bidang pendidikan, mereka merealisasikam dengan konsep “Jabar Masagi.” Konsep tersebut merupakan pengembangan karakter bagi para siswa yang telah dilakukan pada beberapa kabupaten/kota, termasuk satuan pendidikan (sekolah).

Firman menjelaskan konsep Jabar Masagi tersebut akan terus dikembangkan sesuai dengan kondisi lokal masing-masing daerah. Dengan menanamkan ciri khas dari kabupaten/kota tersebut, kemudian akan diterapkan di sekolah yang bersangkutan.

Selanjutnya, untuk mendukung pembangunan Jawa Barat, Firman Adam juga mengatakan akan melakukan pembangunan di sekolah-sekolah yang diprioritaskan. Sekolah yang dimaksud merupakan sekolah yang belum mempunyai lahan dan gedung.

“Kemudian berikutnya, terkait dengan pembangunan sekolah-sekolah yang belum punya lahan, belum punya gedung, itu termasuk yang menjadi prioritas,” ujar Firman.

Selain itu, Firman juga menyebutkan peningkatan mutu tata kelola menjadi poin penting dalam pembangunan. Termasuk peningkatan akses menuju sekolah dan meningkatkan karakter siswa.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar