E-Modul, Cara Pendidikan Adaptif pada Perkembangan Teknologi
E-Modul, Cara Pendidikan Adaptif pada Perkembangan Teknologi
Oleh Nizar Al Fadillah, Sumber berita dari Dinas Pendidikan Jawa Barat
08 November 2018, 15:02 WIB    732 views   

BANDUNG, DISDIK JABAR – Elektronik Modul (E-modul) pembelajaran adalah pilihan tepat untuk memudahkan guru dan siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi bermanfaat dan menunjang proses belajar mengajar. Ini juga menunjukan bahwa pendidikan pun beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sedang berjalan.

Hal tersebut diucapkan oleh Akedimisi Informatian and Communication (ICT) for Education dan merupakan staf pengajar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Munir, dalam dalam kegiatan Workshop Penyususnan E modul Pembelajaran bagi Guru SMA, SMK dan SLB di Hotel Panorama, Lembang, Kota Bandung, Rabu, 7 November 2018.

Doktor Teknologi Komunikasi Universitas Kebangsaan Malaysia tersebut mengatakan, kemajuan TIK telah menghantarkan dunia maya menjadi sesuatu yang nyata, artinya sudah tak ada sekat batasan. Sehingga menjadi penting, dalam metode ajar pun pendidik harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu metodenya adalah dengan menggunakan e-modul sebagai bahan ajar.

Namun, Munir menambahkan, dalam proses pembuatannya, penyusunan e-modul harus melibatkabn ide kreatif dan inovatif dari guru agar siswa mampu menangkap materi dengan lebih baik dan menyenangkan. “E-modul adalah karya tulis dan karya cipta dari sebuah ide yang kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar berbasis elektronik,” tutur Munir.

Dosen Pendidikan Ilmu Komputer Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) UPI tersebut pun menegaskan, penggunaan e-modul dalam proses pembelajaran akan memudahkan guru untuk menyampaikan pelajaran kepada siswa. “Ini dapat menghantarkan peran dan fungsi konten pembelajaran menjadi semakin luas, luwes, efektif dan efisien,” katanya.

Dia pun menjabarkab karakteristik yang harus dimiliki e-modul, yakni mampu membelajarkan diri sendiri, tujuan awal dan akhir penyusunan modul harus dirumuskan secara jelas dan terstruktur, materi dikemas dengan unit-unit kecil dan tuntas, materi yang up to date dan kontekstual, menggunakan bahasa yang sederhana, lugas dan komunikatif, terdapat rangkuman materi pembelajaran serta tersedianya instrumen penilaian yang memungkinkan peserta melakukan self assessment.***


 Komentar (0 komentar)


 Balas Komentar


:

 Email, No.Telepon/HP serta Alamat Anda tidak akan dipublikasi.
 Terima kasih, komentar sedang dalam proses antrian.

 


 Belum ada komentar